DIAJOSS.com

Diajoss Obat Diabetes Bergaransi, 100% Herbal!

Puasa Ramadan bagi Penderita diabetes1 Puasa Aman untuk Penderita DiabetesPuasa merupakan kewajiban bagi semua umat Muslim. Bagi para penderita Diabetespun sebenarnya bisa menjalankan puasa, asal patuh pada rambu-rambu yang sudah ditentukan.Dalam keadaan puasa (tidak ada asupan energi), untuk mempertahankan kadar gula dalam darah terjadi pemecahan cadangan glukosa (glikogen) di hati. Glikogen hati ini dapat menjadi sumber glukosa darah untuk kebutuhan otak selama 12-16 jam. Dengan demikian, puasa ramadhan yang hanya sekitar 12 jam tersebut tidaklah terlalu mengganggu kesehatan pada orang sehat dan pada pasien DM dengan kadar kadar gula darah terkontrol. Yang dimaksud kadar gula darah terkontrol adalah kadar gula darah puasa < 110 mg % dengan kadar gula darah 2 jam setelah makan adalah < 160 mg %.

Pengelompokannya adalah sebagai berikut :

 

Kelompok I

Adalah mereka yang kadar gula darahnya terkontrol dengan perencanaan makan dan olahraga saja. Kelompok ini tidak bermasalah untuk melakukan puasa di bulan Ramadhan.

Kelompok II

Adalah mereka yang untuk mengontrol gula darah selain diit dan olahraga juga memerlukan obat penurun gula darah dengan dosis tunggal dan kecil.

Kelompok III

Adalah mereka yang membutuhkan suntikan insulin untuk mengontrol kadar gula darahnya. Kelompok ini tidak disarankan untuk puasa.

Kelompok IV

Adalah mereka yang mengalami komplikasi berat seperti gagal  ginjal dan gagal jantung. Tidak disarankan untuk puasa karena dapat memperberat komplikasi.

Jadwal makan penderita Diabetes pada saat bulan Ramadhan :

  1. Pukul 18.00 ( 30 %  kalori )
  1. Buka puasa ( makanan utama I)
  2. Tablet Oral Antidiabetes dan vitamin pertama (yang biasanya diberikan pada pagi hari)
  1. Pukul 21.00 (25 % kalori)
  1. Sehabis terawih ( makanan utama –II)
  2. Gerak badan dilaksanakan sesudah terawih
  1. Sebelum tidur malam (10 % kalori)
  1. Makanan kecil
  2. Tablet OAD ( bila ada, yang biasanya diberikan pada siang hari)
  1. Pukul 03.00 ( 25 % kalori)

Makan sahur ( makanan utama-III)

  1. Pukul 03.30 (10 % kalori)
  1. makanan kecil
  2. Vitamin kedua

Jangan memberikan tablet OAD pada waktu sahur, karena bahaya hipoglikemia pada waktu bekerja.

Makanan yang dianjurkan adalah buah-buahan dan sayuran berserat. Lebih baik ganti menu Kolak yang menjadi favourite umum buka puasa dengan semangkok salad atau jus buah pepaya. Apabila masih lapar juga kunyahlah apel atau buah peer.

Serat akan membantu menurunkan kadar glukosa  darah. Penelitian yang dilakukan oleh Lairon dkk pada masyarakat Prancis yang dimuat dalamJournal American Clinical Nutrition (2005) menyebutkan bahwa konsumsi serat berhubungan dengan penurunan Kadar Glukosa Darah. Mekanismenya adalah melalui efek memperlambat pengosongan lambung dan menurunkan penyerapan gula darah di usus. Untuk lauknya, pilihlah lauk dengan kadar kholesterol rendah, buang kulit bila ingin menyajikan ayam atau pilih daging dengan kadar lemak rendah.

Sumber: dyah-purnamasari.blog.unsoed.ac.id

pixel Puasa Aman untuk Penderita Diabetes
Categories: Tips

*